STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN VARIASI SETIL ALKOHOL SEBAGAI STIFFENING AGENT

Posted on

STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN VARIASI SETIL ALKOHOL SEBAGAI STIFFENING AGENT

STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI
(Psidium guajava L.) DENGAN VARIASI SETIL ALKOHOL SEBAGAI STIFFENING AGENT

http://repository.uhamka.ac.id/693/

Buah jambu biji memiliki aktivitas antioksidan dan kapasitas pembersihan radikal bebas. Kandungan vitamin C pada jambu biji lebih tinggi dari jeruk. Penggunaan antioksidan adalah pendekatan yang efektif untuk mencegah gejala yang berkaitan dengan penuaan kulit akibat cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan dan mengevaluasi stabilitas fisik krim topikal yang mengandung 5% vitamin C dari ekstrak buah jambu biji dengan berbagai konsentrasi setil alkohol sebagai stiffening agent. Serbuk buah jambu biji diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya, krim m/a dibuat dengan metode peleburan dengan konsentrasi setil alkohol 2,5%; 3,5%; dan 4,5% (yaitu F1, F2 & F3). Evaluasi telah dilakukan pada berbagai parameter seperti organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, reologi, dan pemisahan fasa. Ekstrak buah jambu biji mengandung 37,27% vitamin C. Sediaan krim menunjukkan homogen dan tidak ada variasi yang signifikan dalam organoleptik dan pH. Daya sebar krim F1 adalah semifluid sedangkan krim F2 & F3 adalah semistiff. Hasil rheogram menunjukkan aliran plastis dengan thixotropy. Berdasarkan metode sentrifugasi, pada F1 & F2 terdapat pemisahan kecuali F1. Hasil freeze-thaw tidak menunjukkan pemisahan fase selama periode percobaan. Berdasarkan hasil, stabilitas fisik yang baik ditunjukkan oleh F3 yang mengandung 4,5% setil alkohol.

Download !

admin
Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *